MEMUGAR SEMANGAT MENULIS DI TAHUN BARU..MOTIVASI UNTUK PENULIS BEBAS..

Akaun yang dikhaskan untuk pembayaran artikel rupanya berisi baru-baru ini.Alhamdulillah.Tapi masalahnya pembayaran bagi artikel yang mana satu ni..

Itulah masalahnya.Bukan juga masalah, rahmat juga.Yalah, menulis ni sebagai memenuhi minat.Tapi jika ada yang sudi memberikan sedikit penghargaan..honorarium kata orang sekarang, apa salahnya.

Ada penerbit artikel samada akhbar atau majalah yang memaklumkan sebarang pembayaran kepada penulis.Tetapi ada juga yang lebih suka membuat pembayaran terus ke dalam akaun penulis.Dalam soal ini, kena pandai-pandailah penulis mengagak, artikel yang mana satu yang sudah tersiar.Cari-carilah mana-mana majalah yang mungkin artikel anda tersiar.Ingat-ingatlah kembali editor majalah mana yang anda kirimkan artikel sebelum ini.

Itu mungkin sedikit motivasi kepada para penulis bebas yang mula ingin mencuba nasib.Baru-baru ini saya dihubungi seorang rakan lama ingin mendapatkan beberapa tips memulakan langkah untuk muncul sebagai penulis bebas.Untuk tambah pendapatan katanya.

Samada minat atau atas apa juga tujuan, tiada salahnya.Tiada salahnya menerima honorarium pemberian penerbit artikel atau buku kita.Ada penulis sepenuh masa yang menjadikan penulisan sebagai sumber rezekinya.Bagi yang menghargai hasil minda seseorang, sesebuah artikel itu dipandang tinggi nilainya.Ia hasil daripada cetusan minda yang bersungguh-sungguh.

Ada entry di blog yang menjadi polemik.Ada juga nota yang menjadi bahan bukti di mahkamah.Itu penangan sebuah penulisan.Penulisan yang pastinya tajam hasil daripada pemikiran yang memberi makna.

Ini perihal meletakkan nilai kepada penulisan.Menulis bukan sekadar melepaskan perasaan, tetapi menjadikan penulisan itu sesuatu yang bernilai untuk di baca.Penulisan yang di kira ‘bernilai’ oleh seorang editor melayakkan seorang penulis di beri hak untuk berkongsi kolum di majalah kendaliannya.

Apa yang pasti, memugar semangat penulisan itu suatu kepastian.Adakalanya semangat rakan-rakan yang sudi menilai karya kita menjadi cetusan semangat.Adakalanya kita sendiri yang mencari titik permulaan ke arah mencerna minda.Memugar semangat dan minda bukan perkara enteng.Memang adakalanya kebuntuan minda tidak dapat dielakkan.Itu sebabnya penulis perlukan rakan sebagai teman yang setia.Teman yang memotivasikan.

Memugar minda , memugar semangat demi penulisan yang kreatif , segar dan bermanfaat.

 

Ruzain Syukur Mansor

-akademipenulisbebas- 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: